Orangtua Dan Sekolah Harus Pahami Betul Bahaya Kecanduan Game Online Pada Anak

Game Online memang racun. Demikian kita bisa gambarkan game online saat kita menghubungkannya dengan efek yang timbul bagi penggemar gameonline yang berlebihan.

Game online adadlah permainan yang membuat anak-anak usia sekolah dasar sampai mahasiswa mau menghabiskan waktu, tenaga, bahkan uangnya untuk tetap bermain game online. Sebenarnya game boleh saja dimainkan. Bahkana tidak ada larangan untuk itu selama kita bisa mengatur waktu untuk bermainnya.

Bahkan game online saatiniada yang merupakanpermainantaruhan yang ada pada situs. Situs judimenyediakanbanyakpermainansepertijudi online qiuqiu.

Memang game-game yang ada saat ini aik online maupun offline adalah media untuk mengurangi stres dan hiburan di saat-saat tertentu. Misalnya kita lagi bosan dengan pekerjaan sehari-hari. Saat itu kita bisa bermain game selama 15 menit hingga 1 jam. Hal ini bertujuan agar pikiran seseorang pulih dan siap untuk kembali bekerja. Itulah sebenarnya fungsi dari sebuah permainan.

Orangtua Kurang Peduli Akan Bahaya Game Online

Apa yang terjadi sekarang adalah banyak anak menghabiskan semua waktunya untuk bermain game. Permainan yang dimainkan pada anak-anak cenderung memakan banyak waktu karena salah satunya adalah pengetahuan orang tua yang sangat minim tentang bahaya main game secara berlebihan.

Saya tidak mengatakan bahwa orang tua tidak mengasuh anak-anak mereka dengan baik. Tapiapa yang terjadi adalah pengetahuan orang tua tentang game online dan offline ini yang kurang.

Kita ambil satu contoh. Sekarang jarang sekali kita melihat anak-anak beradadi mall atau tempat-tempat keramaian. Kebanyakan yang kita ketemu adalah anak muda dan orang dewasa. Ketika ditayakan kepada orangtua perihal ini, mereka mengatakan bahwa anaknya lebih senang berada di rumah . Alasannya karena di rumah mereka bisa bermain game baik online maupun offline.

Dari ilustrasi atas, kita lihat bagaimana orangtua merasa biasa saja dengan keberadaan anaknya. Mereka pikir anaknya aman berada di dalam rumah tanpa pergi main keluar.

Apakah orangtua pernah berpikir efek dibalik kenyamanan mereka? Bayangkan anak itu selalu ada di kamar dan lupa makan. Anak menjadi lupa mandi atau lupa menyapa seseorang di rumah! Bahkan anak cenderung mengurung diri tanpa peduli dengan kehidupan sosial.Tragis dan ironis, tapi ini nyata dan banyak terjadi di masyarakat kita.

Orang dewasa Bermain Game Online

Tidak hanya anak-anak, game online juga sudah merambah ke kehidupan orang dewasa. Banyak orang dewasa melakukan permainan ini bahkan sampai kecanduan. Mereka bisa lupa semua pekerjaan mereka, lupa dengan tanggung jawab di rumah dan lain sebagainya.

Berdasarkan pengalaman dan pengakuan beberapa rekan orang dewasa dan beberapa kolega saya, termyata game online membuat mereka ketagihan, ingin terus bermain tanpa mengenal waktu lagi.

Orang Tua Harus Banyak Waspada

Kembali lagi kepada orang tua yang kurang peduli akan bahaya game online. Sekarang ini sudah banyak artikel bertebaran dimana-mana tentang bahaya game bagi anak. Atau mungkin tidak perlu jauh-jauh, banyak pengalaman di sekitar yang menunjukkan efek dari kecanduan bermain game online ini. Orangtua seharusnya paham dan peduli. Hangan sampai menyesal saat kejdaian yang tidak diinginkan terjadi kepada anak-anaknya.

Maka dari itu, orangtua dituntut untuk tidak menutup mata akan hal ini. Orang tua tidka boleh cuek. Pemahaman orangtua akan tekhnologi juga penting untuk menghindari bahaya akan semua itu.

Sekolah juga yang merupakan lembaga formal seharusnya mengambil peran dalam hal ini. Jangan cuek. Anak adalah milik bangsa, penerus generasi pembangunan. Jangan lengah. Jangan sampai kita kehilangan generasi penerus

Semoga bermanfaat yaaaa

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *